Hmmm….lama tak bersua dengan Blog-ku akhirnya, ada kesempatan untuk posting. Hari ini, di sela-sela kesibukan mempersiapkan materi kuliah dan lain-lain…kucoba untuk sedikit bercerita tentang kehidupan “baru”ku.
This is my first experience, i have waited it for about 2 years, finally…i get it, and i’m happy.
At the end of February 2010, i got announcement for a test in one of University in Tarakan, Kalimantan Timur, It’s Borneo University. I went and have been there for about 4 days. I tried to know everything about tarakan because i feel that i will be accepted as a lecture there. One week after the test, i’ve got announcement that i’m accepted as a lecture there, i’m very happy to hear that. Then, i prepared for going there. It must be a dilemma, one side,i’m happy because i can get what i want, but in another side, i’m little bit sad, because i have to leave my family and my hometown for long time, it’s impossible to go home every week as i did before, i must be very miss them. Not only my family and my hometown, but all of my friend, i’ll miss them much. But i realized that something sometimes need sacrifaction, i know that…
Well, Maret 4th 2010, i flighted to Tarakan by Batavia Air.
Sesampai di Tarakan, saya dijemput oleh teman yang juga merupakan dosen di Universitas Borneo. Setelah itu, saya diantar untuk mengurus kelengkapan administrasi sebagai dosen baru.
Senin, 8 Maret 2010, pnandatanganan kesepakatan dan pemberitahuan pembekalan mengajar dosen muda. Pembekalan dimulai tanggal 9-12 Maret 2010. Setelah pembekalan, senin 15 Maret 2010, rapat pembagian mata kuliah pada dosen baru untuk program studi pendidikan Biologi juga silaturrahim antara dosen-dosen lama dan dosen-dosen baru. Ada 5 mata kuliah yang diserahkan padaku, yaitu Biokimia, Rancangan percobaan, Mikrobiologi, Botani Tingkat Tinggi, dan Ekologi Tumbuhan. Untuk ukuran dosen baru, lumayan berat. Kondisi di Prodi Pendidikan Biologi memaksa kami yang dosen baru untuk segera mengajar, tanpa ada asistensi dengan dosen-dosen senior karena memang masih kekurangan dosen.
Kelas pertama yang saya masuk adalah Biokimia. Bersama dengan Bapak M. Laily Qadry Sukmana, S.Pd yang juga dosen baru, saya diminta mengajar. Jadi, sistem pengajaran dibuat dalam Tim dosen. Sayang, untuk biokimia, dua-duanya dosen baru.
Pertama masuk kelas, Selasa, 23 Maret 2010, agak sedikit nervous dan deg-degan. Meskipun sudah ada pengalaman menjadi asisten laboratorium semasa kuliah dan mengajar privat, tetap saja ada sedikit rasa takut menghadapi mahasiswa. Yang namanya mahasiswa itu kan tidak bisa ditebak, ada-ada saja yg dilakukan.
Pertama berkenalan, mahasiswa cukup santun, pertanyaan yg disampaikan juga masih wajar-wajar saja. Mungkin karena mereka masih semester 4 dan waktu itu saya berdua dengan pak Sukma, jadi tidak ada pertanyaan yang aneh-aneh. Kelas pertama berjalan dengan lancar.
Siang harinya, masuk ke kelas Botani Tingkat Tinggi. Untuk mata kuliah ini, satu tim dengan Bpk. Ir. Agus Haryono, beliau dosen senior, jam terbang sangat tinggi, juga guru di salah satu sekolah. Walhasil, saat dibuat tim, aku harus masuk menggantikan beliau. Waktu di jadwal kuliah menunjukkan kalau kuliah dilaksanakan pukul 13.30 di Fakultas Pertanian. Saat aku datang, dan menunggu hampir setengah jam, tidak ada satu pun mahasiswa yang muncul. Hampir gemes nunggunya. Akhirnya, ada salah satu mahasiswa (untungnya mahasiswa biologi) yang bisa saya tanya. Dia menunjukkan kelas untuk kuliah BTT, ah…ternyata, kelasnya dipindah tapi si Bapak tidak cerita. Jamnya juga dipindah jadi pukul 14.00 WITA.
Masuk ke kelas BTT, mahasiswa lumayan terkejut, kenapa saya yang masuk? akhirnya, saya memperkenalkan diri karena tidak mungkin saya memberikan kuliah sebelum mereka kenal saya. Nah, disini ini mahasiswa mulai berani bertanya yang macam-macam, malah sampai tanya status dan tahun kelahiran! ugh, dasar! yah…tapi tak apalah…
Untuk kelas Rancangan percobaan, aku satu tim dengan Dr. Iffi, disini aku hanya sebagai asisten yang menjadi tempat konsultasi mahasiswa bila ada kesulitan tentang statistika. Pada saat perkenalan, tidak ada pertanyaan yang aneh dari para mahasiswa, karena mungkin mereka segan dengan Bu Iffi, Syukurlah….
Kelas selanjutnya adalah Kelas Mikrobiologi, Bersama dengan Bu Ermawaty Maradhy, M.Si, aku diminta mengajar. Perkenalan dengan mahasiswa lumayan menyenangkan karena beberapa mahasiswa sudah kenal karena sudah bertemu di kuliah yang lain. Tapi ada beberapa yang belum kenal. Pertanyaan tentang status, tempat tinggal, dan nomor HP kembali terulang, Bu Erma hanya tersenyum. Aku jawab saja, status masih single, mungkin ada yang bersedia membantu mencarikan? dan dijawab oleh bu erma, hanya membantu mencarikan loh ya? bukan untuk kalian…, jadi tertawa semua….
Hmmm…It’s quite nice, i can forget everything about my hometown for a while. When i’m in the campus, i’m very busy with a lot of activities and when i’m coming back to boarding house, i have to prepare everything for teaching.
I Have to teach for a year and then i have to continue my study to master. I hope, i can study overseas but if i can’t i hope i can continue in Gadjah Mada university.
It’s about my new job, new experience…
Tarakan, March 31, 2010